Taman Nasional Gunung Leuser
Dibaca : 3438 Kali

Taman Nasional Gunung Leuser atau TNGL terdapat  di perbatasan Nanggroe Aceh Darussalam dengan Sumatera Utara. Di Nanggroe Aceh Darussalam, TNGL berada di  Kabupaten Aceh Singkil, Aceh  Selatan, Aceh Tenggara, dan Gayo Luwes, dan di Sumatera Utara berada di  Kabupaten Langkat.

Taman Nasional Gunung Leuser  merupakan  cagar alam yang berdiri sejak tahun 1980 dan ditetapkan sebagai warisan dunia (Cagar Biosfir) oleh UNESCO pada tahun 2004. Taman Nasional Gunung Leuser berada di lahan seluas 792.675 hektar, diktnggian 3404 meter di atas permukaan laut dengan terpelantur udara 21° - 28° C.

Hutan Gunung Leuser sangat lebat, berkhas hutan pantai dan hutan tropika. Didalam hutan terdapat beberapa sungai,danau, sumber air panas, lembah, dan air terjun. Di hutan ini terdapat beragam satwa langka yang dilidungi, seperti kucing hutan, harimau Sumatera, badak Sumatera, Kambing hutan, dan rusa sambar. Selain itu, terdapat tumbuan pencekik(ara) dan tumbuhan langka lainnya, seperti bunga raksasa Rhizanthes zippelniia yang berdiameter 1,5 meter, bunga raflesia, dan daun payung raksasa.

Ada enam lokasi utama wisata di Taman Nasional Gunung Leuser, yaitu Bohorok atau Bukit Lawang yang terkenal sebagai kawasan konservasi orang utan; Kluet yang terkenal dengan wisata goa dan wisata bersampan di danau dan sungai;  Gunung Leuser yang sering digunakan untuk lokasi wisata petualangan mendaki dan memanjat gunung; Sungai alas yang sering digunakan sebagai lokasi wisata olahraga arum jeram;Sekunder yang sering dijadikan tempat perkemahan, melakukan pengamatan satwa dan wisata goa dan Gurah, tempat ini dijadikan sebagai lokasi untuk menikmati  panorama alam yang sangat indah dngan beragam tumbuhan unik dan langka, sekaligus tempat pengamatan sebagai satwa langka yang dilindungi.

Akses untuk mencapai lokasi wisata, pengunjung bisa melalui rute Medan, Sumatera Utara menuju Kutacane, Aceh Tenggara ( yang berjarak lkurang lebih 240 km ) dengan waktu tempuh kurang lebih delapan jam dengan berkendaraan mobil. Lalu dari Kutacane untuk menuju lokasi wisata Gurah atau Ketambe membutuhkan waktu sekitar 30 menit dengan berkendaraan mobil dengan jarak perjalanan sejauh kurang lebih 35 km. Apabila Anda ingin menuju lokasi wisata Bohorok atau Bukit Lawang, lebih mudah ditempuh melalui Medan yang berjarak kurang lebih 60 km dengan berkendara mobil sekitar 1 jam. Demikian juga apabia Anda ingin menuju lokasi wisata Sei Betung lebih mudah ditempuh dari Medan dengan berkendaraan mobil sekitar 2 jam dengan jarak tempuh kurang lebih 150 km. Apabila Anda ingin menuju kawasan TNGL di Tapaktuan, Ibu Kota Aceh Selatan dapat juga ditempuh dari Medan sekitar 10 jam perjalanan dengan berkendaraan mobil dengan jarak kurang lebih 260 km.

Apabila pengunjung ingin menuju lokasi wisata Bohorok atau Bukit Lawang, lebih mudah ditempuh melalui Medan yang berjarak lebih kurang 60 km dengan  berkendaraan mobil sekitar 1 jam. Demikian juga apabila pengunjung ingin menuju  lokasi wisata Sei Betung lebih mudah ditempuh dari Medan  dengan berkendaraan mobil sekitar 2 jam dengan jarak tempuh lebih kurang 150  km. Jika pengunjung ingin menuju kawasan TNGL di Tapaktuan, Ibu Kota Aceh  Selatan dapat juga ditempuh dari Medan sekitar 10 jam perjalanan dengan berkendaraan mobil dengan jarak lebih kurang  260 km.

 


Tanggal Posting : Jumat, 30 Desember 2011
Pengirim : Admin


Artikel Terbaru
Pulau Hari

Pulau hari merupakan sebuah pulau kecil tak berpenghuni yang yang terletak di bagian timur kota Kendari Sulawesi Tenggara. Pulau ini terkenal dengan keindahan panorama alamnya yang masih alami. 

Permukaan air yang jernih

Pulau Kemaro

Pulau Kemaro merupakan sebuah pulau yang terletak di tengah Sungai Musi Palembang Sumatera Selatan. Pulau ini setiap tahunnya dijadikan pusat tempat perayaan Cap Go Meh, bagi warga keturunan China dari berbagai

Rujak Soto

Makan Rujak atau Soto mungkin Anda sudah pernah mencobanya, namun pernahkan Anda mencoba makanan campuran rujak petis dan kuah soto babat, makanan ini bernama Rujak Soto, Rujak Soto merupakan makanan khas

Candi Jago

Candi Jago  didirikan pada masa Kerajaan Singhasari  pada abad ke-13. Candi ini terletak di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, atau sekitar 22 km dari Kota Malang. Candi Jago memiliki keunikan

Tari Angguk

Tari Angguk meruapakan salah satu dari sekian banyak jenis kesenian rakyat yang ada di Provinsi  Daerah Istimewa Yogyakarta. Tarian ini merupakan tarian yang disrtai dengan pantun-pantun rakyat yang berisi tentang berbagai

News Category

Sumatera

Jawa

Kalimantan

Sulawesi

Bali

Maluku

Nusa Tenggara

Papua

Online Support
hadisukirno1 transtiket1
Visitor