Tari Angguk
Dibaca : 1717 Kali

Tari Angguk meruapakan salah satu dari sekian banyak jenis kesenian rakyat yang ada di Provinsi  Daerah Istimewa Yogyakarta. Tarian ini merupakan tarian yang disrtai dengan pantun-pantun rakyat yang berisi tentang berbagai aspek kehidupan manusia, seperti pergaulan dalam hidup bermasyarakat, budi pekerti, nasehat-nasehat dan pendidikan. Dalam tarian ini juga dibacakan atau dinyanykan kalimat-kalimat yang ada dalam kitab Tlodo, Walaupun bertuliskan huruf Arab, namun dilagukan dengan cengkok tembang Jawa. Nyanyian tersebut dinyanyikan secara bergantian antara pnari dan pengiring tetabuhan. Tak hanya itu, pada tarian ini juga terdapat satu hal yang sangat menarik dari kesenian ini, yaitu adanya pemain yang “ndadi” atau mengalmi trance pada saat puncak pementasannya. Sebagai masyarakat  Yogyakarta percayabahwa penari angguk yang dapat “ndadi” memiki “ jimat” yang diperoleh dari juru kunci pesarean Begelen, Purworejo.

Tari Angguk  dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan setelah panen padi. Tari Angguk ini diperkirakan sudah ada sejak zaman Belanda. Untuk merayakannya, para muda-mudi bersukaria dengan beryanyi dan enari sambil mengangguk-anggukan kepala. Dari sinilah tarian ini dinamakan Tari Angguk. Biasanya Tari Angguk ini ditarikan pada saat acara perkawinan, perayaan 17 Agusts-an dan lain-lain.

Tari Angguk terdiri dari dua jenis, yaitu : 

  •  tari ambyakan, adalah tari angguk yang dimainkan oleh banyak penari. Tari ambyakan terdiri dari tiga amcam yaitu : tari bakti, tari srokal dan tari penutup.
  • Tari pasangan, adalah tari Angguk yang diaminnkan secara berpasangan. Tari pasangan ini terdiri ari dlapan macam, yaitu tari mandaroka, tari kamudaan, tari cikalo ado, tari layung-layung, tari intik-intik, tari saya-cari, tari jalan-jalan, dan tari robisari.

Pada awalnya tarian ini hanya dimainkan oleh kaum laki-laki saja, namun seiring dengan perkembangannya tarian ini juga dimainkan oleh perempuan. Para Pemain Angguk itu menggunakan busana yang terdiri dari dua macam, yaitu :

  •  busana yang dikenakan oleh kelompok penari dan busana yang digunakan oleh kelompok pengiring. Busana yang digunakan oleh kelompok penari mirip dengan busana prajurit Kompeni Belanda yaitu baju berwarna hitam berlengan panjang, dibagian dada dan punggungnya diberi hiasan liptan-lipatan kain kecil yang memanjang serta berkelok-kelok, celana sepanjang lutut yang dihiasi pelet vertikal berwarna merah putih di sisi luarnya, topi bewarna hitam dengan piggir topi diberi kain berwarna merah-putih dan kuning emas. Bagian depan topi  ini memakai jambul yang terbuat dari rambut ekor kuda atau bulu-bulu, selendang yang digunakan  sebagai  penyekat antara baju dan celana, kacamata hitam, kaos akki selutut berwarna merah tau kuning, rompi berwarna-warni.
  •   Sedangkan busana yang dikanekan oleh kelompok pengirig adalah, baju biasa, jas, sarung dan kopian

Peralatan musik yang digunakan untukmengiringi Tari Angguk antara lain adalah, kendang, bedug, tampar, kencreng, rebana 2 buah, Terbang besar dan jedor.


Tanggal Posting : Rabu, 15 Pebruari 2012
Pengirim : Admin


Artikel Terbaru
Pulau Hari

Pulau hari merupakan sebuah pulau kecil tak berpenghuni yang yang terletak di bagian timur kota Kendari Sulawesi Tenggara. Pulau ini terkenal dengan keindahan panorama alamnya yang masih alami. 

Permukaan air yang jernih

Pulau Kemaro

Pulau Kemaro merupakan sebuah pulau yang terletak di tengah Sungai Musi Palembang Sumatera Selatan. Pulau ini setiap tahunnya dijadikan pusat tempat perayaan Cap Go Meh, bagi warga keturunan China dari berbagai

Rujak Soto

Makan Rujak atau Soto mungkin Anda sudah pernah mencobanya, namun pernahkan Anda mencoba makanan campuran rujak petis dan kuah soto babat, makanan ini bernama Rujak Soto, Rujak Soto merupakan makanan khas

Candi Jago

Candi Jago  didirikan pada masa Kerajaan Singhasari  pada abad ke-13. Candi ini terletak di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, atau sekitar 22 km dari Kota Malang. Candi Jago memiliki keunikan

Tari Angguk

Tari Angguk meruapakan salah satu dari sekian banyak jenis kesenian rakyat yang ada di Provinsi  Daerah Istimewa Yogyakarta. Tarian ini merupakan tarian yang disrtai dengan pantun-pantun rakyat yang berisi tentang berbagai

News Category

Sumatera

Jawa

Kalimantan

Sulawesi

Bali

Maluku

Nusa Tenggara

Papua

Online Support
hadisukirno1 transtiket1
Visitor